Get Adobe Flash player
Lokasi Wisata Bono

Bono adalah alunan gelombang yang terjadi akibat berbenturan arus air laut di Selat Malaka dan dari laut Cina Selatan yang bertemu dan berbenturan hingga menjadikannya sebuah gelombang yang besar menggulung menuju muara sungai Kampar dan menghempas ke pinggir ataupun ke tempat-tempat dangkal sehingga apa saja yang ada di dekatnya dapat dimusnahkannya. Menurut cerita lain, kononnya, bono yang ada di sungai Kampar ini adalah Bono Jantan, sedangkan Bono Betinanya berada di sungai Rokan. Di musim pasang mati, Bono Jantan menemui Bono Betina, kemudian mereka pergi bersama-sama ke selat Malaka untuk bermain dan bersantai disana. Apabila bulan mulai membesar mereka pun kembali ke tempat masing-masing, lalu bermain memudik sungai Kampar (yang jantan) dan sungai Rokan (yang betinanya). Semakin penuh bulan di langit, semakin bertambah gembiranya mereka berpacu memudiki sungai itu, berderu, bergemurh hingga sampai ke tempat masing-masing.

Namun yang lebih menarik adalah ketika seseorang mengemudikan perahunya meluncur di punggung ombak dan mengikuti gelombang itu seperti sedang berselancar di atas ombak besar dan menyerupai seperti berada di atas punggung kuda, sehingga disebut juga dengan Bekudo Bono. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh mereka yang sudah terbiasa dengan bono dan tentunya mempunyai keberanian yang besar hingga dapat bermain main dengan bono yang setiap saat bisa mengamuk dan menghancurkan apa saja di sekitarnya.